Site icon SEMBILAN NEWS

TKN Prabowo – Gibran Cerita Sukses Program Makan Siang India-Sudan

TKN-Prabowo-Gibran-Cerita-Sukses-Program-Makan-Siang-India-Sudan

TKN Prabowo-Gibran menceritakan kesuksesan acara makan siang perdeo buat anak sekolah di India serta Sudan. program ini artinya wangsit buat disesuaikan sang pasangan angka urut dua itu Jika terpilih memimpin Indonesia.

Juru Bicara TKN Prabowo-Gibran Hamdan Hamedan program makan siang gratis atau dikenal menjadi School Meal. Acara itu menjadi inisiatif andalan di banyak negara. “berdasarkan data terbaru, 58 persen siswa di seluruh global, atau lebih kurang 418 juta anak pada lebih dari 76 negara, telah merasakan fungsinya,” ucap dia.

Acara tersebut terbukti tidak hanya menaikkan kehadiran serta mengurangi nomor bolos/ putus sekolah, tapi juga menaikkan kesehatan dan prestasi akademis anak didik. Bahkan mengurangi beban ekonomi keluarga.

Hamdan mengatakan adanya penelitian berjudul “Makan pada Sekolah dan Pencapaian Pendidikan: Bukti dari program Makan Siang pada India”. Penelitian itu menemukan bahwa murid yg menerima makan siang selama 5 tahun. Memiliki skor bacaan 18 % lebih tinggi daripada mereka yg kurang berasal 1 tahun.

Kemudian, untuk matematika, ada peningkatan sekitar 9 %. “Studi ini penting sebab merupakan studi yg terpanjang dan terbesar tentang akibat makan siang terhadap siswa Sekolah Dasar,” ucap Hamdan.

Penelitian itu dilakukan sang Profesor Jayaraman. dari Hamdan, profesor itu berkata bahwa impak nutrisi berasal program ini sepertinya bersifat kumulatif dan semakin terlihat seiring saat. Data yang dikumpulkan pada riset itu dari dari 600 distrik pedesaan di India, melibatkan lebih asal 200.000 famili pada India.

Elektabilitasnya beserta Ganjar Terendah pada Survei Litbang Kompas, Mahfud Md: Enggak Apa-apa

Calon Wakil Presiden nomor urut 3 Mahfud Md tidak mempermasalahkan akibat survei teranyar dari Litbang Kompas. Yg memberikan posisinya beserta Calon Presiden Ganjar Pranowo berada pada urutan paling buncit. Ia meyakini urutan elektabilitas kerap berubah tiap ketika.

“Nanti kalo ditanya hari ini ya itu hasilnya, nanti kalo minggu depan hasilnya, itu kan dimulai berasal dulu perkembangan yang berubah-ubah. Enggak apa-apa, indah,” ucap Menteri ketua Bidang Politik.

Survei terbaru yang dirilis Litbang Kompas membagikan bahwa elektabilitas paslon Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka berada pada puncak dengan perolehan 39,3 % suara. sementara Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar meraup 16,7 % dan Ganjar-Mahfud menggunakan 15,3 persen suara.

Berdasarkan dari hasil perolehan itu, jarak keterpilihan antara Prabowo serta Anies yang semula 12,1 persen pada periode Agustus 2023, kini sebagai 22,3 persen.

Begitu pun terjadi di perolehan bunyi buat Prabowo yang juga menang atas Ganjar. Pada periode Agustus kemudian, Ganjar unggul 2,8 persen tetapi sekarang posisinya terbalik. Prabowo lebih unggul melejit dengan perbedaan mencapai 21,7 persen suara.

Paslon Prabowo-Gibran unggul di hampir semua kategori sosio-demografis responden. Elektabilitasnya menonjol di semua kategori usia, khususnya di kalangan generasi (17-25 tahun) yang mencapai 54,5 persen.

Survei Kompas dilakukan pada 29 November-4 Desember 2023. Wawancara berlangsung secara tatap muka terhadap 1.364 responden yang dipilih random memakai metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi Indonesia. Margin of error +/- 2,65% menggunakan tingkat kepercayaan 95 %.

Baca Juga:TPN Sebut Soal Hak Korban di Wadas Jadi Prioritas Ganjar 

Unggul pada Survei Litbang Kompas, Gibran: Patokan Kita Survei yang Terjelek

Gibran Rakabuming Raka meminta para relawan tidak terlena menggunakan akibat survei yang menempatkan namanya dan Prabowo Subianto pada posisi teratas. terbaru, sigi Litbang Kompas menyebut Prabowo-Gibran unggul dengan elektabilitas 39,3%.

Kendati yang akan terjadi survei cantik. Gibran meminta para relawan permanen kerja keras hingga hari pemilihan pada 14 Februari 2023. Beliau mengimbau agar jangan berandai-andai asal akibat survei. “Kita patokannya survei yg hasilnya buruk ,” ucapnya.

Juga Gibran mengimbau intensitas blusukan pihaknya jangan hingga berkurang. “Survei yang indah itu malah bikin kita kadang-kadang terlena udah merasa menang lalu kita kalem-santai,” ucap Gibran.

Beliau berkata pihaknya tetap menginginkan hasil terbaik. Dia tidak mau mengendurkan semangat para relawan yg ada di bawah menggunakan akibat survei. Juga dia mengatakan akan terus berjuang hingga hari pemilihan.

pada pihak-pihak yg disebut mengirimkan agresi, Gibran meminta para relawan buat tidak menyerang kembali atau memberika penjelasan. “Kita penekanan pemenangan saja,” ucapnya. Visi misi itu, kata dia, akan disampaikan secara bertahap kepada masyarakat.

Sebelumnya, yang akan terjadi survei Litbang Kompas teranyar memberikan penurunan elektabilitas pasangan Ganjar-Mahfud. Pasangan yang diusung oleh koalisi PDIP, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura dan Partai Perindo itu sekarang diklaim hanya memiliki elektabilitas sebesar 15,3 %.

sementara pasangan Prabowo-Gibran berada di zenit menggunakan 39,tiga persen serta pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar berada pada posisi ke 2 dengan 16,7 %. tapi jumlah pemilih yang masih belum memilih pilihan atau pun tidak menjawab pun relatif tinggi, masih mencapai 28,7 persen.

Survei tadi dilakukan dengan wawancara secara tatap muka pada 29 November-4 Desember 2023. Kompas menentukan 1.364 responden dengan memakai metode rambang bertingkat pada 38 provinsi Indonesia. Mereka menyatakan tingkat agama survei ini sebanyak 95 % serta margin of error sebesar plus minus 2,65 persen.

Gaet suara Gen Z dari Gemoy sampai One Piece, Ini kata Dosen UM Surabaya

Radius Setiyawan sebagai Dosen Kajian Media serta Budayaturut (UM Surabaya) menyoroti aksi kampanye menghibur yg dilakukan capres cawapres jelang Pilpres 2024. Aneka macam kampanye tersaji mulai asal joget gemoy, nonton One Piece hingga salam Hunger Games.

Sejak masa kampanye resmi dimulai, para timses dari masing-masing calon pasangan pilpres berlomba-lomba untuk membentuk gambaran lewat konten media sosial. Beberapa pihak cenderung sinis terhadap gaya kampanye yg menghibur yang identik dengan tarian, musik, gerakan serta budaya populer lain. terdapat asumsi bahwa model-model kampanye tadi miskin gagasan dan cenderung mereduksi akal kritis.

Anggapan tadi sangat berdasar serta mempunya argumen tersendiri. Jika diamati, kata beliau, beberapa yang viral serta dibicarakan memang miskin substansi. Bahkan beberapa cenderung mengaburkan problem yg harusnya aktual buat dibicarakan. Mirip tentang politik dinasti, isu lingkungan, politik ciri-ciri, ihwal HAM, dunia warming dan lainnya.

“Namun hal tersebut bukan berarti menggenalisir bahwa budaya popular yang terkait dengan politik itu selalu dangkal serta tak punya makna,” ucap Radius.

Radius menyebut, generasi Z sangat mungkin melibatkan diri dalam politik dengan cara-cara mereka. Pesan terkait kesehatan mental, ekuilibrium ekologi dan pesan anti korupsi sangat mungkin disampaikan dan dikampanyekan menggunakan cara-cara kreatif khas gen-Z. Konten-konten yg didesain tentunya wajib memperhatikan tiga hal yakni ringan atau receh. Lucu dan related menggunakan kehidupan gen-Z.

“Tidak seluruh yg receh, lucu serta menggembirakan itu tidak mempunyai pesan atau gagasan. Anak muda yg senang dengan tarian, nyanyian serta hiburan popular lain sangat mungkin menyimpan pesan yg substantif dan kritis. Tarian waktu didesign untuk merespon info aktual, pasti mempunyai pesan edukatif, termasuk nyanyian dan hal homogen,” ucapnya.

Exit mobile version