Site icon SEMBILAN NEWS

BUMN Baru Perminas Resmi Dibentuk, Emas Martabe Kini di Tangan

BUMN Baru Perminas Resmi Dibentuk

BUMN Baru Perminas Resmi Dibentuk

BUMN baru bernama Perminas resmi dibentuk oleh Danantara untuk mengambil alih pengelolaan Tambang Emas Martabe di Sumatera Utara

Langkah ini dilakukan setelah izin PT Agincourt Resources dicabut karena pelanggaran aturan lingkungan. Perminas akan mengelola tambang secara mandiri, memastikan produksi emas tetap berjalan, serta memaksimalkan kontribusi bagi negara. Simak dan ikutin terus berita yang akan di bahas di bawah ini yang hanya ada di .

 

BUMN Baru Dari BPI Danantara Siap Kelola Tambang

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) resmi membentuk BUMN baru untuk mengelola tambang di Indonesia. Hal ini diungkap oleh Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, saat ditemui di Jakarta, Rabu (28/1/2026). Menurut Dony, pembentukan BUMN ini merupakan langkah strategis.

BUMN baru ini diberi nama Perusahaan Mineral Nasional (Perminas). Dony menegaskan, Perminas menjadi entitas mandiri di bawah Danantara dan tidak berada di bawah MIND ID, yang selama ini menjadi BUMN Holding Industri Pertambangan. Langkah ini menegaskan posisi Perminas sebagai perusahaan independen dengan mandat khusus.

Pembentukan Perminas juga dianggap penting untuk memastikan pengelolaan aset tambang dapat berjalan transparan dan efisien. Dengan adanya BUMN baru, pemerintah berharap pengawasan dan koordinasi operasional tambang lebih terpusat, sekaligus mendukung target produksi mineral nasional.

Perminas Resmi Kuasai Tambang Emas Martabe

Dony Oskaria menjelaskan, Perminas akan mengelola tambang emas Martabe di Sumatera Utara, yang sebelumnya berada di bawah pengelolaan PT Agincourt Resources. PT Agincourt merupakan anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR) yang baru-baru ini dicabut izin usahanya oleh pemerintah.

Pencabutan izin usaha terkait pelanggaran aturan pemanfaatan kawasan hutan yang berdampak pada risiko bencana alam. Pemerintah menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi lingkungan dan sosial dalam operasional tambang, sehingga langkah pengambilalihan konsesi ini dianggap tepat untuk mencegah potensi kerugian lebih lanjut.

Dony menambahkan bahwa pengambilalihan konsesi ini juga mempertimbangkan lini bisnis yang dimiliki Danantara, agar aset strategis tambang tetap dikelola secara profesional oleh BUMN yang memiliki pengalaman di sektor pertambangan. Hal ini memastikan kelangsungan produksi dan keamanan lingkungan sekitar tambang.

Baca Juga: Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia di Hambalang Bahas Rencana Besar Untuk Pendidikan Indonesia!

Rincian Operasional Masih Dikaji

Meski pengambilalihan konsesi telah ditetapkan, Dony mengaku belum mengetahui secara rinci waktu eksekusi operasional PT Agincourt yang akan diambil alih oleh Perminas. Ia menyebut bahwa pihaknya perlu memeriksa laporan resmi sebelum menentukan jadwal dan strategi operasional.

Langkah ini dilakukan agar transisi pengelolaan tambang dapat berlangsung lancar, tanpa mengganggu produksi dan stabilitas pekerja di lapangan. Dony menekankan, proses ini juga akan melibatkan tim teknis dari Danantara untuk menilai kondisi aset dan potensi produksi emas Martabe.

Selain itu, Dony memastikan bahwa pengambilalihan ini akan dilakukan dengan memperhatikan kepentingan masyarakat lokal dan lingkungan. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya akan menjadi bagian dari rencana strategis Perminas dalam mengelola tambang.

Dukungan Pemerintah dan Masa Depan Perminas

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut bahwa 28 perusahaan yang dicabut izinnya akan diserahkan ke BUMN. Ia menyinggung nama Antam dan MIND ID, namun Dony menegaskan bahwa tambang Martabe akan berada di bawah Perminas, BUMN baru di bawah Danantara.

Pembentukan Perminas diharapkan dapat menjadi model pengelolaan aset tambang strategis yang efisien dan patuh hukum. Pemerintah menilai langkah ini penting untuk mengamankan produksi mineral nasional sekaligus mendukung pembangunan ekonomi daerah.

Dengan langkah strategis ini, Perminas akan fokus pada operasional tambang yang aman, produktif, dan berkelanjutan, sambil memastikan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan dan sosial. Targetnya, BUMN baru ini bisa menjadi salah satu pilar penting dalam industri pertambangan nasional.

Luangkan waktu anda untuk membaca informasi dan berita yang menarik yang hanya ada di SEMBILAN NEWS.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari finance.detik.com
  2. Gambar Kedua dari idntimes.com
Exit mobile version