Skip to content
logo 9 news
Pelajari Mekanisme Great Rhino Megaways dan Ways of the Qilin Dari Struktur Fitur hingga Ritme Sesi yang Bikin Penasaran Ulasan Perbandingan Aztec Gems dan Hip Hop Panda Mana yang Lebih Nyaman di Mata dan Lebih Mudah Diikuti Saat Sesi Santai Mengenal Fitur The Dog House dan Mahjong Ways 1 Tanpa Overclaim Ini Detail Kecil yang Sering Disalahpahami Pilihan Game Hari Ini Chicken Drop dan Lucky Piggy Dua Opsi Ringan untuk Hiburan Cepat yang Tetap Terkendali Fenomena Kepopuleran Gates of Gatotkaca dan Win Win Won di Komunitas Gaming Ini Alasan Kenapa Cepat Viral Permainan Kartu Classic Yang Tetap Bertahan Di Live Casino Seperti Baccarat Live Dengan Real Table Feel Casino Online Kini Tidak Lagi Terfokus Pada Satu Jenis Game Karena Variasi Format Dan Experience Design Cara Pemain Mengamati Konsistensi Permainan Di Lingkungan Live Casino Digital Dengan Session Tracking Dan Variance Check Mengatur Emosi Saat Bermain Live Casino Agar Keputusan Tetap Tepat Dengan Tilt Control Dan Calm Decision Making Analisis Teknis Fitur Unik Mahjong Ways 2 Dari Sisi Psikologi Dan Mekanisme Dengan Reel Logic Dan Engagement Loop Analisis Strategi PG Soft Untuk Menata Jam Bermain Dengan Session Planning Tanpa Klaim Jam Emas Spin Turbo Di Mahjong Ways Sebagai Cara Membaca Momentum Sesi Dengan Spin Cadence Dan Variance Tracking Disiplin Sesi Mahjong Ways 2 Untuk Menjaga Hasil Positif Dengan Budget Cap Dan Stop Rule Mengapa Pemain Konsisten Lebih Fokus Pada Ritme Mahjong Ways Dengan Session Rhythm Dan Calm Decision Making Bedah Sinyal Mikro Mahjong Ways Menjelajahi Perubahan Visual Menjelang Hasil Terbentuk Strategi Equilibrium Mahjong Ways 2 Pendekatan Khusus Untuk Pemain Dengan Gaya Tenang Eksplorasi Produktivitas Minimalis Melalui Ritme Visual Mahjongways Dalam Jangka Panjang Studi Korelasi Antara Sikap Tenang Pemain Dan Frekuensi Keberhasilan Di Mahjong Ways Supremasi Data Kuantitatif Dan Observasi Sistematis Di Atas Insting Saat Bermain Mahjong Ways 2 Cara Main Mahjong Ways Lebih Tenang Tanpa Terburu Buru Fokus Menjaga Ritme dan Kendali Diri
Kerangka Analisis Nilai Mahjong Wins 3 melalui Manajemen Modal Adaptif untuk Menjaga Sesi Tetap Terkendali Eksplorasi Mekanisme Scatter Mahjong Ways 2 dan Dampaknya pada Persepsi Nilai Kemenangan tanpa Overclaim Faktor Desain dan Fitur yang Membuat Mahjong Ways 2 Konsisten Menarik Perhatian Pemain dari Ritme hingga Kejelasan Visual Ways Of The Qilin Reel Action Dan Periodic Multiplier Membaca Ritme Sesi Dengan Session Rhythm Mengapa Mahjong Ways 2 Bertahan Populer Studi Visual Alur dan Detail Interaksi yang Membuat Sesi Terasa Rapi Stop Win di Mahjong Ways 2 sebagai Bagian Manajemen Risiko Cara Menetapkan Batas agar Tidak Kebablasan Bedah Komprehensif Mekanisme Tumble serta Strategi Penggunaan Fitur Beli Putaran Gates Of Olympus Analisis Akurat Pola Simbol Pengali Multiplier Starlight Princess demi Optimasi Hasil Permainan Ulasan Taktis Manajemen Saldo Sweet Bonanza pada Perbandingan Mode Ante Bet serta Taruhan Reguler Studi Kasus Strategis Memancing Sticky Wild Wild West Gold di Putaran Gratis demi Keuntungan Optimal Eksplorasi Mendalam Volatilitas Tinggi serta Dinamika Pengali pada Slot Klasik Aztec Gems Tiga Reel The Dog House Strategic Mode Selection Sticky Wild Vs Raining Wild Untuk Session Control Yang Lebih Rapi Sugar Rush Positional Multipliers Deep Dive Membaca Board Dynamics Dan Timing Combo Lebih Presisi Madame Destiny Megaways Scatter Simulation Workbook Memetakan Reel Flow Dan Momentum Spin Secara Data Driven Zeus Vs Hades Gods Of War Volatility Tuning Low Dan High Untuk Style Match Dengan Risk Control Yang Tenang Bonanza Gold Money Symbols Optimization Membaca Trigger Path Dan Payout Curve Tanpa Overclaim Mahjong Ways 2 Turbo Wild Shift Untuk Pemula Cara Membaca Pergantian Simbol Dengan Data Lens Lucky Neko Cat Symbol Logic Dan Dampaknya Pada RTP Live Dibahas Dengan Variance Check Treasures Of Aztec Increasing Multiplier Roadmap Strategi Sesi Panjang Dengan Bankroll Discipline Wild Bandito Gold Frame Mechanics Transformasi Simbol Menjadi Wild Dengan RNG Insight
Menu
  • PILPRES 2024
Menu
Perpol 10/2025, Polemik Jabatan Sipil Polri, Mahfud MD Bersuara!

Perpol 10/2025, Polemik Jabatan Sipil Polri, Mahfud MD Bersuara!

Posted on December 12, 2025December 15, 2025 by Lucas

Perpol 10/2025 kembali memicu polemik besar setelah aturan jabatan sipil Polri disorot keras dan Mahfud MD angkat suara.

Perpol 10/2025, Polemik Jabatan Sipil Polri, Mahfud MD Bersuara!

Aturan baru penempatan anggota Polri di jabatan sipil kembali memicu perdebatan. Perpol Nomor 10 Tahun 2025 yang membuka peluang polisi aktif menduduki posisi di 17 kementerian/lembaga sipil kini jadi sorotan. Pakar hukum tata negara, Mahfud MD, bahkan menilai Perpol ini bertentangan dengan konstitusi dan putusan Mahkamah Konstitusi.

Simak beragam informasi menarik lainnya yang terbaru dan terviral tentang politik cuman hanya ada di seputaran SEMBILAN NEWS.

tebak skor hadiah pulsa  

DAFTAR ISI

  • Bertentangan Dengan Konstitusi Dan Putusan MK
  • Ketidaksesuaian Dengan Undang-Undang ASN
  • Polri Sebagai Institusi Sipil vs Batasan Profesi
  • Latar Belakang Dan Dampak Potensial

Bertentangan Dengan Konstitusi Dan Putusan MK

​Mahfud MD menegaskan bahwa Perpol Nomor 10 Tahun 2025 secara fundamental bertentangan dengan konstitusionalitas Pasal 28 ayat (3) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri.​ Menurutnya, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 114/PUU-XXIII/2025 telah secara jelas melarang anggota Polri aktif masuk ke institusi sipil tanpa pensiun atau berhenti dari dinas kepolisian.

Putusan MK yang dimaksud Mahfud ini telah diketok pada tanggal 13 November 2025. Inti putusan tersebut adalah melarang polisi aktif menduduki jabatan di luar institusi Polri, meniadakan mekanisme penugasan dari Kapolri sebagai alasan penempatan.

Oleh karena itu, Mahfud menilai Perpol tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan inkonsisten dengan keputusan yudikatif tertinggi. Ini menimbulkan pertanyaan serius tentang supremasi hukum dan kepatuhan terhadap putusan lembaga negara.

Ketidaksesuaian Dengan Undang-Undang ASN

Selain bertentangan dengan putusan MK, Mahfud MD, yang juga mantan Ketua MK, menggarisbawahi bahwa Perpol Nomor 10 Tahun 2025 juga tidak selaras dengan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN). UU ASN mengatur bahwa pengisian jabatan ASN oleh polisi aktif harus diatur dalam UU Polri.

Namun, UU Polri sendiri tidak mencantumkan daftar kementerian yang bisa dimasuki oleh polisi aktif. Ini berbeda dengan UU TNI yang secara spesifik menyebutkan 14 jabatan sipil yang boleh ditempati oleh anggota TNI, menunjukkan adanya kekosongan regulasi yang jelas dalam konteks Polri.

Mahfud menyimpulkan bahwa Perpol ini tidak memiliki dasar hukum dan konstitusionalitas yang memadai. Kondisi ini menciptakan ketidakpastian hukum dan potensi penyimpangan dalam penempatan personel aktif Polri di lembaga sipil.

Baca Juga: GENCAR Minta KPK Usut Calon Tersangka Baru Kasus CSR BI

Polri Sebagai Institusi Sipil vs Batasan Profesi

Perpol 10/2025, Polemik Jabatan Sipil Polri, Mahfud MD Bersuara!

Meskipun Polri secara kelembagaan adalah institusi sipil, Mahfud menekankan bahwa status ini tidak serta-merta menjadi landasan bagi polisi aktif untuk mengisi jabatan di institusi sipil lainnya. Ia berpendapat bahwa setiap penempatan harus sesuai dengan bidang tugas dan profesi masing-masing.

Mahfud memberikan analogi yang kuat “Meski sesama dari institusi sipil, dokter tidak bisa jadi jaksa, dosen tidak boleh jadi jaksa, jaksa tak bisa jadi dokter.” Ini menunjukkan pentingnya spesialisasi dan kompetensi dalam setiap bidang profesi.

Argumen ini menyoroti bahwa penempatan anggota Polri di kementerian/lembaga sipil harus didasarkan pada kebutuhan spesifik akan keahlian kepolisian, bukan sekadar status institusi. Transparansi dan akuntabilitas dalam penempatan ini menjadi krusial.

Latar Belakang Dan Dampak Potensial

Perpol Nomor 10 Tahun 2025 ini secara resmi mengizinkan polisi aktif menduduki jabatan sipil di 17 kementerian/lembaga. Beberapa di antaranya adalah Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, serta Kementerian Hukum.

Mahfud MD menyampaikan pernyataannya ini bukan sebagai anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, melainkan dalam kapasitasnya sebagai dosen hukum tata negara. Hal ini menunjukkan perspektif akademis yang objektif terhadap kebijakan tersebut.

Polemik ini mengindikasikan adanya tarik-menarik antara kebutuhan institusi Polri dan prinsip-prinsip konstitusional. Ke depannya, konsolidasi regulasi dan harmonisasi antarundang-undang akan sangat diperlukan untuk menjamin kepastian hukum dan menghindari tumpang tindih kewenangan.

Simak dan ikuti terus informasi menarik lainnya tentang berita-berita polik terbaru tentunya terpecaya hanya di SEMBILAN NEWS.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari nasional.kompas.com
  2. Gambar Kedua dari matahukum.net
undefined

Berita Terupdate

  • Cegah Korupsi di Pilkada, Ketua KPK Usulkan Biaya Politik Dibiayai Negara
  • Andar Amin Resmi Nahkodai Golkar Sumut 2025-2030, Targetkan Partai Solid
  • Gebrakan PSI, Seluruh Provinsi Wajib Punya Dapur “Makan Bergizi Gratis”!
  • Pemkab-DPRD Serang Salurkan 14 Ton Beras Untuk Korban Banjir
  • PDIP Kirim Mobil Laundry Gratis Bantu Korban Longsor Cisarua, Warga Terharu
©2026 SEMBILAN NEWS | Design: Newspaperly WordPress Theme
Go to mobile version