Tiga tambang pasir di Garut resmi ditutup sementara akibat pelanggaran operasional dan izin, memicu kekhawatiran kru angkutan yang bergantung.
Para supir truk mendatangi DPRD Garut untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut kejelasan kompensasi serta jaminan pekerjaan. Pemerintah daerah berjanji memfasilitasi dialog antara pemilik tambang, pekerja, dan masyarakat terdampak. Penutupan ini sekaligus menjadi langkah tegas menegakkan regulasi pertambangan.
Simak dan ikutin terus berita yang akan di bahas di bawah ini yang hanya ada di SEMBILAN NEWS.
DAFTAR ISI
Tiga Tambang Pasir Garut Dihentikan Sementara
Tiga tambang pasir di Kabupaten Garut resmi ditutup sementara setelah ditemukan berbagai pelanggaran operasional dan izin. Penutupan ini dilakukan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Garut sebagai langkah pengawasan terhadap praktik pertambangan yang berpotensi merusak lingkungan.
Penutupan sementara ini berlaku untuk tambang yang berlokasi di Kecamatan Cikajang, Cisewu, dan Pameungpeuk. Langkah ini diambil setelah adanya laporan masyarakat terkait dampak aktivitas tambang, termasuk kerusakan jalan dan pencemaran lingkungan sekitar lokasi.
Kepala Dinas ESDM Garut menyatakan bahwa penutupan ini bersifat sementara hingga seluruh pemilik tambang memenuhi persyaratan administratif dan teknis yang berlaku. Pemeriksaan lebih lanjut juga akan dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi pertambangan dan lingkungan hidup.
Supir Truk Angkutan Sambangi DPRD
Sejumlah kru angkutan pasir yang terdampak penutupan tambang mendatangi kantor DPRD Garut untuk menyampaikan aspirasi mereka. Mereka menuntut kejelasan terkait kompensasi dan jaminan pekerjaan, mengingat penutupan tambang menyebabkan terganggunya mata pencaharian mereka.
Para pengemudi truk dan operator mengaku khawatir akan kehilangan penghasilan bulanan yang menjadi tumpuan keluarga. Mereka meminta pihak DPRD untuk memfasilitasi dialog antara pemerintah, pemilik tambang, dan kru angkutan agar solusi yang adil dapat segera ditemukan.
Ketua DPRD Garut menyambut aspirasi para kru angkutan dan menyatakan akan menindaklanjuti dengan memanggil pihak terkait. Fokusnya adalah mencari solusi agar aktivitas tambang tetap sesuai regulasi namun juga tidak merugikan tenaga kerja yang bergantung pada industri ini.
Baca Juga: Geger! PDIP Bahas Perubahan Sistem Pilkada, Nasib Demokrasi Jadi Sorotan
Dampak Penutupan dan Tantangan Ekonomi
Penutupan sementara tiga tambang pasir berdampak signifikan pada perekonomian lokal, terutama bagi pekerja harian dan pelaku usaha angkutan. Beberapa perusahaan transportasi lokal bahkan mengalami penurunan operasional hingga 50% akibat kurangnya pasokan material.
Selain itu, beberapa pedagang material bangunan di Garut juga mulai merasakan dampak penutupan ini karena pasokan pasir menipis. Mereka berharap pemerintah segera memberikan kepastian terkait kelanjutan operasi tambang agar rantai pasokan tetap terjaga.
Pemerintah daerah menyadari tantangan ekonomi ini dan tengah menyiapkan langkah-langkah mitigasi, termasuk pendampingan untuk pekerja terdampak dan peninjauan ulang izin tambang. Strategi ini diharapkan bisa menyeimbangkan kepentingan lingkungan dan ekonomi masyarakat.
Langkah Pemerintah Tegakkan Aturan
Dinas ESDM Garut menegaskan bahwa penutupan sementara adalah bagian dari upaya pemerintah menegakkan aturan pertambangan dan melindungi lingkungan. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh, termasuk verifikasi dokumen izin dan kepatuhan operasional di lapangan.
Selain itu, pemerintah daerah berencana mengadakan forum dialog antara pemilik tambang, kru angkutan, dan masyarakat terdampak. Forum ini bertujuan mencari solusi jangka pendek maupun jangka panjang agar kegiatan pertambangan tetap legal dan aman secara lingkungan.
Kepala Dinas ESDM menegaskan bahwa pihaknya akan memantau perkembangan secara ketat dan hanya akan membuka kembali tambang setelah seluruh persyaratan dan rekomendasi terpenuhi. Langkah ini diharapkan dapat mencegah pelanggaran serupa di masa mendatang sekaligus menjaga keseimbangan ekonomi dan lingkungan.
Luangkan waktu anda untuk membaca informasi dan berita yang menarik yang hanya ada di SEMBILAN NEWS.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari bandung.kompas.com
- Gambar Kedua dari koran.pikiran-rakyat.com
