Bencana banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang pada akhir November 2025 meninggalkan duka dan kerusakan, terutama pada fasilitas pendidikan.
Namun, semangat gotong royong dan kepedulian tidak pernah padam. Ratusan prajurit TNI AD bersama relawan bahu membahu membersihkan SMA Al-Jamiatul Washliyah, Kuala Simpang, Aceh Tamiang.
Berikut ini, SEMBILAN NEWS akan menjadi bukti nyata komitmen untuk mempercepat pemulihan dan memastikan generasi muda dapat kembali mengenyam pendidikan dalam lingkungan yang layak.
Ketika Alam Murka, Kerusakan Parah Di SMA Al-Jamiatul Washliyah
SMA Al-Jamiatul Washliyah harus menanggung dampak yang cukup parah akibat banjir bandang. Sekolah ini, yang terletak di Kecamatan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, terendam lumpur dan material terbawa arus banjir.
Halaman sekolah, ruang kelas, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya dipenuhi lumpur tebal, sampah, serta puing-puing. Kondisi ini membuat proses belajar mengajar mustahil untuk dilaksanakan dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi warga sekolah.
Kerusakan ini menjadi penghambat serius bagi keberlangsungan pendidikan di wilayah tersebut. Keterbatasan sumber daya pasca-bencana semakin memperparah situasi, menuntut adanya uluran tangan dari berbagai pihak untuk mempercepat pemulihan.
Tangan Terulur, Semangat Gotong Royong, Prajurit Dan Relawan Beraksi
Menanggapi kondisi darurat ini, ratusan prajurit TNI AD dari Kodim 0117/Aceh Tamiang bersama relawan bergerak cepat. Mereka mengadakan kegiatan pembersihan massal di SMA Al-Jamiatul Washliyah pada hari Sabtu, sebagai bagian dari upaya pemulihan pasca-bencana.
Dengan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, selang air, dan alat kebersihan lainnya, mereka bahu membahu membersihkan setiap sudut sekolah. Fokus utama pembersihan adalah pada halaman, selokan, ruang-ruang kelas, serta fasilitas umum yang vital.
Kegiatan ini dilaksanakan secara terkoordinasi dan bertahap, selalu mengedepankan aspek keselamatan dan efektivitas kerja. Semangat kebersamaan yang terjalin antara prajurit TNI AD dan relawan menjadi inspirasi bagi banyak pihak.
Baca Juga: Mendagri Tegaskan: Praja IPDN Siap Percepat Pemulihan Pemerintahan Aceh
Apresiasi Dari Masyarakat, Bantuan Yang Sangat Berarti
Kehadiran prajurit TNI AD di tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian terhadap keberlangsungan dunia pendidikan. Terutama di wilayah yang terdampak bencana, peran mereka sangat dirasakan.
Pihak sekolah dan masyarakat sekitar pun menyampaikan apresiasi tinggi atas bantuan yang diberikan. Mereka merasa sangat terbantu dengan keterlibatan langsung prajurit TNI AD dan relawan dalam mempercepat pemulihan lingkungan sekolah.
Mengingat keterbatasan tenaga dan peralatan yang mereka miliki pasca-bencana, bantuan ini menjadi sangat vital. Aksi gotong royong ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara militer dan masyarakat sipil dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan.
Komitmen TNI AD, Membangun Kembali Untuk Masa Depan
Melalui kegiatan pembersihan ini, diharapkan proses pemulihan fasilitas pendidikan di SMA Al-Jamiatul Washliyah dapat segera tuntas. Dengan demikian, aktivitas belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal, tanpa hambatan berarti.
TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat dalam setiap kondisi, termasuk mendukung pemulihan pasca-bencana. Upaya ini dilakukan demi kepentingan rakyat dan masa depan generasi penerus bangsa.
Aceh Tamiang sendiri merupakan salah satu kabupaten yang terdampak paling berat akibat banjir bandang pada akhir November 2025. Hingga awal Januari 2026, kondisi di kabupaten tersebut masih dalam masa pemulihan intensif, membutuhkan dukungan berkelanjutan.
Simak dan ikuti terus informasi menarik lainnya tentang berita-berita polik terbaru tentunya terpecaya hanya di SEMBILAN NEWS.
sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari antaranews.com
- Gambar Kedua dari cakra101.com
