Presiden Prabowo Subianto mengadakan acara buka puasa bersama dengan para menteri di Istana Negara, Jakarta pada Jumat, 21 Maret 2025.
Acara ini diadakan setelah Sidang Kabinet Paripurna yang membahas persiapan Idul Fitri 1446 H/2025 M. Sebelum berbuka puasa, Ustaz Adi Hidayat memberikan kultum atau ceramah singkat kepada Prabowo dan para menteri, memberikan nasihat tentang hubungan pejabat dengan Tuhan Yang Maha Esa. Dibawah ini SEMBILAN NEWS akan membahas acara buka puasa bersama ini mencerminkan kebersamaan dan silaturahmi antara presiden dan para pembantunya dalam menjalankan roda pemerintahan.
DAFTAR ISI
Suasana Buka Puasa di Istana
Suasana buka puasa bersama di Istana Negara berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Para menteri kabinet terlihat menikmati hidangan yang telah disiapkan, termasuk kurma, air putih, es buah, dan es teh manis. Momen ini menjadi kesempatan bagi para pejabat negara untuk beristirahat sejenak.
Dari kesibukan tugas dan mempererat tali persaudaraan di bulan Ramadan. Kehadiran Ustaz Adi Hidayat memberikan nuansa spiritual dalam acara ini, mengingatkan para pejabat. Tentang pentingnya menjaga integritas dan moralitas dalam menjalankan amanah.
Kultum Ustaz Adi Hidayat
Dalam kultumnya, Ustaz Adi Hidayat menekankan pentingnya konektivitas antara para pejabat dengan Tuhan Yang Maha Esa. Ia mengingatkan bahwa setiap tindakan manusia, termasuk para pejabat, selalu diawasi oleh Tuhan, meskipun tidak diawasi oleh pimpinan mereka.
Adi Hidayat juga menyampaikan bahwa pejabat yang bertugas dengan baik adalah mereka yang memiliki karakter moral yang tinggi dan integritas yang kuat, serta merasa selalu dipantau oleh Tuhan. Pesan ini menjadi pengingat bagi para menteri dan wakil menteri untuk selalu menjalankan tugas dengan jujur, adil, dan bertanggung jawab.
Baca Juga:
Makna Kebersamaan di Bulan Ramadan
Buka puasa bersama menteri yang diadakan oleh Presiden Prabowo memiliki makna penting dalam mempererat kebersamaan dan persatuan bangsa, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah. Kegiatan ini menjadi simbol keharmonisan antara pemimpin dan para pembantunya dalam menjalankan pemerintahan.
Selain itu, acara ini juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan moralitas di kalangan pejabat negara. Sehingga mereka dapat menjalankan tugas dengan lebih baik dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
Absennya Prabowo di Buka Puasa NasDem
Di tengah acara buka puasa bersama di Istana, terdapat informasi bahwa Prabowo tidak hadir dalam acara buka puasa bersama yang diadakan oleh Partai NasDem. Meskipun NasDem sempat mengundang Prabowo untuk hadir, ia tidak terlihat dalam acara tersebut.
Beberapa tokoh yang hadir dalam acara buka puasa di NasDem antara lain Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), dan Mantan Wakil Presiden Try Soetrisno. Ketidakhadiran Prabowo dalam acara tersebut menimbulkan berbagai spekulasi, namun belum ada klarifikasi resmi mengenai alasannya.
Kesimpulan
Sidang Kabinet Paripurna yang diadakan sebelum acara buka puasa membahas persiapan Idul Fitri 1446 H/2025 M. Pemerintah berupaya untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik, serta ketersediaan bahan pokok dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk merayakan Idul Fitri dengan sederhana.
Tetap menjaga protokol kesehatan, mengingat pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Dengan persiapan yang matang dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, diharapkan perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan penuh berkah. Ikutin terus pembahasan yang kami berikan setiap harinya dengan berita-berita viral hanya di SEMBILAN NEWS.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari cnnindonesia.com
- Gambar Kedua dari kompas.com